August 7, 2007

Perjalanan ke Makassar

Posted in Catatan Harian at 1:05 pm by Johan Tambotoh

Bistek 6 Agustus 2007

Woiii….ternyata udah stengah 4 sore..!!! Gila…gak kerasa gw sudah harus berangkat ke Makassar..!!!! Lariiiiii kencang lah si bebek Supri X, yup motor yang setia menemani aku kapan saja aku butuhkan, “dia” juga yang menimpa aku waktu kesenggol bis Salatiga-Ungaran tempo hari…!!!! Udah ngantuk keburu2……dan…..weits….hati-hati donk ngendarainnya…..

Ups…ada tlp masuk…! Ternyata telpon itu dari Ibu Evita Yayasan Eben Heazer Manado yang mengirimkan sejumlah uang untuk membeli tiket tim pendamping UKSW ke Manado….ya ampun !!! Aku harus transfer ke Turindo!!! Wah kacau nih…!!! Waktu mepet dan kayaknya gak sempat..!!!!

Ya udah, akhirnya berangkatlah diriku ke Semarang (sory telat dan gak sempat mandi hihihi.. yang penting gebyur2 dikit lah……….). Wusshhhhh…..akhirnya jam 4 lewat 5 menit meluncurlah mobil kami ke Semarang…menuju Bandara A. Yani. Saya berangkat bareng pak Haryo (konsultan Pelatihan), pak Muslich (dari Makassar) dan bang Yuna (suaminya mbak Ila).

Jam 5.20 kami tiba bandara dan langsung check in…hmmm rame juga hari ini penerbangannya. Ooo….ternyata rata2 penerbangan sore/malam yang dari Semarang ternyata berangkat di jam 18.00-19.00.

Sehabis check ini langsung nyari “kandang” buat masyarakat “kelas dua” alias buat perokok, karena saat ini perokok hampir tidak ada tempatnya di tempat-tempat umum..!!! Makanya berhenti merokok donk..!!! Lha kasian donk para petani tembakau dan para pekerja pabrik rokok, mau makan apa mereka kalau sudah tidak ada pemasukan lagi. Hehe…..nah kembali ke laptop…….setelah pesan secangkir Coffee Mix…..saya mengeluarkan laptop dari tas untuk sekedar iseng2 mengisi waktu luang….eits…belum sempat mengeluarkan semua tubuh laptop….terdengar panggilan dari loudspeaker bandara A. Yani…….”Panggilan ditujukan ke Bapak Johan Tambotoh, penumpang Lion Air tujuan Makassar untuk menghadap petugas loket“……nah lho….ada apa ini? what’s wrong (kata si Thukul)…!! Eh…tau gak kenapa aku dipanggil? Ternyata di tiket ada kesalahan tulis yang ternyata ditulis oleh Agen penjual tiket…!!! Lho kenapa? Katanya tidak boleh ada coretan sekecil apapun di tiket? Ngomongnya pun macem2……dan yang pasti bagi saya konsumen tidak ngertilah….wong gak pernah ada edukasi seperti itu dari pihak penerbangan or agent tiket..!!! Ya gitu deh…namanya juga naik murahan, udah gitu gratisan pula….untung aja diterbangkan dengan selamat, gimana kalo gak selamat….makanya kalo mo jadi penumpang pesawat di Indonesia jangan banyak protes…hehehe….

Ya gitu deh….tepat jam 19.00 malam pesawat baru berangkat ke Jakarta…..nguing….si Singa Terbang meluncur mulus di atas bandara yang kayak trek balap motocross alias bergelombang…… hehehe……

Jam 20.00 kami tiba di Bandara Soekarno Hatta, dan bang Yuna langsung pulang rumah…eh ternyata dia gak ikut ke Makassar…..hehe…salam buat mbak Ila dan siap2 jadi bapak ya…….

Pas check in untuk transit, petugas Lion Air di bandara memberikan kami masing-masing satu kupon/ticket untuk makan malam di Simba Lounge….wow keren…..”Hebat ya, ini baru namanya penerbangan, dapat makan gratis pula”..ujar pak Haryo. Pas mo naik escalator yang rusak, pak Muslich sempat berkata..”hmm..ini kompensasi dari naik tangga manual ya…”….hahaha….akupun ketawa…dan bergumam…”lumayan….makan gratis…di airline lounge pula..!!!…asyik”.

Sampailah kami diatas, dan masuk di Simba Lounge..dan wow…lumayan juga tempatnya. Setelah menyerahkan tiket di petugas, maka kami masuk untuk beristirahat….dan terutama MAKAN..!!!!!….dan wait..!!! Kok cuma ada nasi dan …apaan tuh…daging? Wah lumayan, batinku. Tapi sekali lagi tunggu …. ternyata itu bukan daging tapi…terong ya betul T-E-R-O-N-G goreng..! Pantesan coklat dan keliatan kayak daging! Hahahaha….belum berhenti ketawa kami bertiga, ada yang aneh lagi di meja itu, ternyata gak ada piring makan! Yang ada piring untuk tatakan cangkir kopi/teh…”lho piringnya mana mas?” tanya pas Haryo ke petugasnya……dengan enteng petugasnya menjawab….”ya itu, piringnya” ujarnya sambil menunjuk tumpukan tatakan cangkir. Hahahahahaha…. Keren kan, makan nasi campur terong di tatakan cangkir.!!

Karena udah lapar, maka sikaattt aja sambil kami tertawa terbahak-bahak.! Petugasnya cemberut aja dan mungkin dalam hatinya…”sialan, udah dikasih makan malah gak berterima kasih…kalo punya duit makan diluar sana…” hahaha……itulah Indonesia, selalu setengah2…….!!

Setelah makan, kami menuju ruang lounge lainnya yang memang diperuntukkan untuk perokok seperti kami bertiga (wow…keren…ada temen ngerokok nih).

Tepat jam 11 malam akhirnya pesawat yang akan mengantar kami ke Makassar siap diberangkatkan, dan kami menumpang pesawat baru milik Lion Air yang baru aja dibeli dari Boeing. Yup betul……Boeing 737 900 ER.., dimana Lion Air dengan bangganya memperkenalkan diri sebagai pengguna utama pesawat ini!! Wow…keren juga pesawatnya…tapi seperti yang dibayangkan sebelumnya, kerennya pesawat tidak diikuti oleh services yang keren juga…..sekali lagi…namanya juga murahan..! Ngapain beli pesawat mahal2 kalo pelayanannya kayak gini…?

Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam, akhirnya tiba juga di Bandara Hassanudin Makassar, dan gila!!! Ini kan jam 2 pagi Waktu Indonesia Tengah…..iiiihhhhh……gak bobo lagi deh malam ini….mampus dah si Johan. Ya udah, memang nasib …. dan gpp semuanya kan happy.! Trus setiba di terminal saya langsung bergegas ke bagian pengambilan bagasi….ups..setelah ditunggu selama hampir 45 menit dan ternyata…kardus saya tidak ada…. Ternyata ada 2 orang juga yang mengalami hal yang sama. Petugas pun balik ke pesawat untuk mengambil barang yang tertinggal…hasilnya…dia hanya menemukan tas dari 2 penumpang lainnya…dan tetap kardus saya sudah tidak ditemukan….Wahhh…lengkaplah sudah penderitaanku…..dan ini sudah jam 3 lebih….hampir 3.30. Ya udah…ke hotel aja dan setelah menandatangani berita acara kehilangan barang maka kamipun langsung meluncur ke Hotel Santika Makassar. Agak gak enak juga ama pak Haryo, karena beliau telah memperingatkan aku sebelumnya di Semarang, “mas….mending ditenteng aja..” katanya. Tapi dasar aku-nya yang gak mau repot (berat juga coy karena penuh kertas), jadi aku tidak mengindahkan permintaannya..

Maaf pak ya……….dan seperti yang sudah diperhitungkan. Akupun tidak tidur malam itu, takut bangun kesiangan………..

Itulah pengalamanku ke Makassar, dan eh…ternyata ini pertama kali aku menginap di Makassar, biasanya cuma transit doank (pertama kali waktu tahun 1997, pas pertama kali ke Jawa)……………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: